Panduan Lengkap Untuk Pemula Seputar Usability Testing

Usability Testing: Panduan Lengkap Untuk Pemula

 

Agastia Arya Putra
Email: 240401076@student.umri.ac.id
S1 Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Riau

 

Hook

Banyak pengguna yang mengalami kesulitan ketika pertama kali mereka mencoba sebuah aplikasi, walaupun fitur yang tersedia terlihat lengkap. Permasalahan tersebut sering kali bukan disebabkan karena sistem itu sendiri, melainkan kurangnya aspek kemudahan dalam penggunaan (Usability) yang dirasakan pengguna. Maka, pengembang perlu memahami bagaimana cara pengguna berinteraksi secara langsung dengan antarmuka yang disediakan. Usability testing digunakan sebagai metode untuk menemukan kendala penggunaan sejak tahap awal pengembangan sistem.

 

Apa Itu Usability Testing?

Usability Testing merupakan metode yang digunakan untuk menilai sejauh mana pengguna dapat menggunakan suatu sistem, aplikasi, atau situs web dengan mudah untuk mencapai tujuan tertentu. Menurut (Arya et al. 2019) Usability berkaitan dengan bagaimana pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan aplikasi, situs web, hingga sistem tersebut dapat digunakan secara mudah dan cepat. Metode ini berfokus pada pengalaman pengguna saat berinteraksi langsung dengan antarmuka sistem.

 Usability sendiri berkaitan dengan pengalaman pengguna dalam menggunakan sebuah aplikasi atau website hingga mereka dapat mengoperasikannya secara efektif dan efisien. Semakin baik aspek Usability yang dimiliki sistem, maka semakin cepat pula pengguna memahami cara kerja sistem tanpa perlu pembelajaran yang kompleks.

Pentingnya Usability ini juga dipengaruhi oleh perilaku pengguna. Sebagian besar pengguna tidak tersedia meluangkan waktu untuk mempelajari tampilan yang rumit atau desain yang buruk. Pengguna umumnya mengharapkan informasi yang dapat dipahami dengan cepat sejak pertama kali mengakses sebuah website maupun aplikasi(Tasril et al. 2023).

Gambar 1 Elemen Pendukung Membangun Aplikasi

 

Mengapa Usability Testing Itu Penting?

Usability Testing memiliki banyak manfaat, antara lain:

·         Menemukan kesalahan atau bug pada perangkat lunak sebelum perangkat lunak diluncurkan ke publik.

·         Memastikan bahwa perangkat lunak berfungsi dengan baik dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan

·         Menjamin kualitas perangkat lunak sehingga dapat meningkatkan kepuasan pengguna

·         Mengurangi biaya perbaikan dan pemeliharaan perangkat lunak

·         Meningkatkan reputasi dan kepercayaan pengguna terhadap perangkat lunak

 

Bagaimana Cara Melakukan Usability Testing Untuk Pemula?

Untuk pemula, melakukan Usability Testing tidak memerlukan metode pendekatan yang kompleks. Proses pengujian dapat diawali dengan menetapkan tujuan sederhana, misalnya menilai apakah pengguna mampu menyelesaikan suatu tugas tanpa mengalami kesulitan. Maka dari itu, sejumlah pengguna diminta untuk mencoba suatu sistem yang sedang digunakan, sementara interaksi pengguna ini diamati secara langsung, bisa dibilang pendekatan ini sejalan dengan konsep Usability yang dijelaskan dalam standar ISO 9241-11(Luh et al. 2019).


Tahap selanjutnya, pengguna diminta menjalankan sistem sambil dilakukan pengukuran efektivitas dan efisiensi pada sistem aplikasi tersebut, seperti tingkat keberhasilan tugas dan waktu penyelesaian tugas, sebagai contoh misalnya saat melakukan transfer uang kepada orang lain, disanalah kita dapat melihat atau merasakan seberapa lama sistem melakukan proses tersebut, dan setelah transfer selesai maka akan muncul sebuah feedback yang memberitaukan bahwa transfer uang telah berhasil. Jadi, penelitian tersebut juga termasuk kedalam metode Retrospective Think Aloud (RTA) dimana fungsinya adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna setelah melakukan pengujian suatu aplikasi, seperti menimbulkan rasa senang karena proses transfer uang berhasil tanpa kendala. Tahapan ini sangat membantu pemula memahami bagaimana Usability Testing dilakukan secara sistematis(Luh et al. 2019).

Gambar 2 Bukti Transfer pada Aplikasi ShopeePay

 

Apa Hal Yang Perlu Diperhatikan Pemula Dalam Usability Testing?

Hasil Usability Testing menunjukkan bahwa akurasi pengujian dapat menurun apabila jumlah dan karakteristik responden tidak sesuai dengan pengguna sistem. Maka dari itu, pemilihan responden menjadi aspek penting dalam proses Usability Testing. Hal ini banyak dibahas dalam penelitian evaluasi sistem informasi berbasis pengguna(Wicaksono n.d.).

Kebanyakan pemula sering hanya mengandalkan pendapat pribadi tanpa mengacu pada data hasil pengujian maupun pendapat orang lain. Padahal Usability Testing menekankan pada observasi dan pengukuran secara objektif, seperti tingkat keberhasilan tugas dan kepuasan pengguna. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Usability Testing dapat memberikan hasil yang lebih valid bermanfaat.

Gambar 3 Aspek Usability Testing

Kesimpulan

Nah, dengan memahami konsep Usability, berbagai teknik pengujian, serta tahapan pelaksanaannya, tentu dapat membantu pemula dalam mengevaluasi sistem secara lebih sistematis. Pendekatan Usability Testing ini memungkinkan pengguna pemula maupun pengguna aplikasi yang sudah berpengalaman untuk memberikan informasi kepada developer mengidentifikasi permasalahan antarmuka secara jelas sebelum aplikasi banyak diakses oleh pengguna dalam skala besar.

Call-To-Action

Sekarang, coba perhatikan kembali sistem atau aplikasi yang sedang kamu gunakan. Apakah kamu sebagai pengguna benar-benar dapat menggunakannya dengan mudah tanpa penjelasan panjang? Mulailah dengan menerapkan metode Usability Testing sederhana bersama teman-teman atau pengguna aplikasi disekitarmu. Dari situ, kamu akan memperoleh banyak masukan berharga yang bisa digunakan untuk memperbaiki tampilan dan meningkatkan user experience pada aplikasi tersebut, bukan?

 

Kenal Lebih Dekat Dengan UMRI

Artikel ini ditulis sebagai bagian dari pembelajaran mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer di Program Studi Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Riau. Untuk informasi lebih lanjut tentang program studi kami,  kunjungi: https://www.umri.ac.id/

                                                                                                       

Referensi

Arya, I Made, Dwi Saputra, I Made Ardwi Pradnyana, and Nyoman Sugihartini. 2019. “USABILITY TESTING PADA SISTEM TRACER STUDY UNDIKSHA MENGGUNAKAN METODE HEURISTIC EVALUATION.” 16(1): 98–108.

Luh, Ni, Surya Wardani, I Gede Mahendra Darmawiguna, and Nyoman Sugihartini. 2019. “Usability Testing Sesuai Dengan ISO 9241-11 Pada Sistem Informasi Program Pengalaman Lapangan Universitas Pendidikan Ganesha Ditinjau Dari Pengguna Mahasiswa.” 8.

Tasril, Virdyra, Muhammad Iqbal, Adinda Silvana Dewi, Endicha Eklis Syahputra, and Anwar Suhut. 2023. “BULLETIN OF COMPUTER SCIENCE RESEARCH Usability Testing Kualitas Desain UI Pemahaman Literasi Digital.” 3(6): 427–34. doi:10.47065/bulletincsr.v3i6.286.

Wicaksono, Soetam Rizky. USABILITY TESTING.