Tutorial untuk pemula mengenai Usabilty Testing
Banyak aplikasi terlihat bagus, tetapi tetap sulit digunakan. Cara terbaik untuk mengetahuinya bukan hanya dengan menebak, tetapi dengan melakukan usability testing.
Dalam mata kuliah IMK di Universitas Muhammadiyah Riau, usability testing dipelajari sebagai metode utama untuk mengevaluasi apakah suatu sistem benar-benar mudah digunakan oleh pengguna nyata yang berarti orang yang menggunakannya.
Apa itu Usabilty Testing?
Usability testing adalah metode pengujian di mana user secara langsung diminta mencoba aplikasi sambil diamati oleh pihak developer untuk melihat bagian mana yang membingungkan atau bermasalah.
Langkah-Langkah melakukan Usabily Testing
1. Tentukan tujuan pengujian.
2. Rekrut biasanya 5–10 user yang sesuai target.
3. Berikan tugas spesifik (misalnya: mencobas seluruh fitur).
4. Amati dan catat kesulitan user.
5. Analisis hasil dan perbaiki desain.
Contoh konkret
Seandainya banyak user yang mengeluhkan bagaimana lemotnya aplikasi ketika ingin online maka perlu adanya peng optimalan aplikasi, kemudian feedback dari aplikasi juga sangat penting untuk mendengarkan keluhan para user


Penulis menggunakan bantuan tools seperti ChatGPT untuk Proofering, Bantuan ide, dan Visualisasi Gambar yang ada didalam artikel ini
Artikel ini ditulis sebagai bagian dari mata kuliah IMK di Program Studi Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Riau. Kunjungi umri.ac.id
Referensi
Kurniawan, R. 2021. Evaluasi usability pada aplikasi mobile. Jurnal Sistem Informasi, 10(1).
Budiman, A., & Pratama, R. 2020. Usability dan pengalaman pengguna. Bandung: Informatika.
Abdullah, M. 2018. Interaksi manusia dan komputer. Yogyakarta: Andi.
Hakim, L. 2019. Aksesibilitas dan usability dalam desain digital. Jurnal TIK, 7(2).