Peran User Experience (ux) dalam Mewujudkan Interaksi Manusia dan komputer

Peran User Experience (ux) dalam Mewujudkan Interaksi Manusia dan komputer

Mhd ridhwan jailany 240401028

 
Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia

Correspondence: E-mail: 240401028@student.umri.ac.id,

 

 

Lead / Hook

Pernah merasa nyaman menggunakan sebuah aplikasi tanpa perlu berpikir lama untuk memahami cara kerjanya? Atau sebaliknya, merasa bingung hanya untuk menemukan satu fitur sederhana? Perasaan tersebut muncul karena kualitas User Experience (UX) yang dirancang dalam sebuah sistem. UX menjadi faktor penentu apakah interaksi manusia dengan komputer berjalan lancar atau justru menimbulkan frustrasi.

 

PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi digital membuat manusia semakin sering berinteraksi dengan komputer, smartphone, dan berbagai sistem informasi. Dalam perkuliahan IMK di Universitas Muhammadiyah Riau, kami mempelajari bahwa keberhasilan sebuah produk tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan fitur, tetapi juga oleh kenyamanan dan kemudahan penggunaan. Oleh karena itu, konsep User Experience (UX) menjadi sangat penting untuk memastikan teknologi benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pengguna.

 

Isi Utama

 

Pengertian User Experience (UX)

User Experience (UX) adalah keseluruhan pengalaman yang dirasakan pengguna ketika berinteraksi dengan suatu produk digital. Pengalaman ini mencakup kemudahan memahami antarmuka, kejelasan informasi, kecepatan respon sistem, serta kenyamanan dalam menyelesaikan tugas.

UX tidak hanya berkaitan dengan tampilan visual, tetapi juga melibatkan bagaimana alur penggunaan dirancang, bagaimana informasi disajikan, dan bagaimana sistem memberikan umpan balik kepada pengguna.

 

Peran UX dalam Interaksi Manusia Komputer

Dalam konteks IMK, UX berfungsi sebagai penghubung antara kemampuan teknologi dan keterbatasan manusia. Desain yang memperhatikan UX akan membantu pengguna beradaptasi dengan sistem tanpa memerlukan usaha kognitif yang berlebihan. Sebaliknya, sistem dengan UX yang buruk dapat menyebabkan kesalahan penggunaan, kebingungan, dan menurunkan produktivitas..

UX yang baik memungkinkan pengguna mencapai tujuan dengan lebih cepat, meminimalkan kesalahan, serta meningkatkan rasa puas dalam menggunakan teknologi.

 

UX sebagai Faktor Keberhasilan Produk Digital

Banyak produk digital gagal bukan karena teknologinya lemah, tetapi karena sulit digunakan. UX yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan kepercayaan pengguna, memperpanjang durasi penggunaan, serta mendorong pengguna untuk terus memanfaatkan layanan tersebut. Oleh sebab itu, UX menjadi salah satu elemen kunci dalam kesuksesan aplikasi dan sistem informasi modern.

 

Contoh / Ilustrasi

 

Contoh 1: Aplikasi Dana

Aplikasi dompet digital DANA merupakan contoh penerapan UX yang cukup baik. Fitur utama seperti pembayaran, transfer, dan top up ditampilkan secara jelas pada halaman awal. Ikon yang mudah dikenali, teks yang sederhana, serta alur transaksi yang singkat membantu pengguna melakukan pembayaran dengan cepat tanpa kebingungan. Desain ini menunjukkan bagaimana UX mendukung interaksi yang efisien antara manusia dan sistem.

 Pengguna dana dapat dengan mudah memahami menu yang di tampilkan seperti pembayaran, transfer, dan top up secara sederhana dan terstruktur untuk memudahkan pengguna melakukan transaksi

 

Contoh 2: Aplikasi Belanja Online Shopee

Aplikasi Shopee menampilkan berbagai fitur seperti pencarian produk, keranjang belanja, metode pembayaran, dan pelacakan pesanan dalam satu antarmuka yang terstruktur. Penggunaan ikon, kategori produk, serta filter pencarian membantu pengguna menemukan barang yang diinginkan dengan cepat. Selain itu, sistem notifikasi dan tampilan status pesanan memberikan umpan balik yang jelas kepada pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa UX yang baik dapat membuat proses belanja online menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman.

 

Aplikasi shopee memiliki ketersediaan opsi yang terstruktur ini memberikan pengalaman pengguna (UX) yang lebih nyaman karena shopee telah menyediakan pembayaran yang biasa kita gunakan atau ada di sekeliling kita agar pengguna dapat memilih metode pembayaran sesuai kebutuhan tanpa mengalami kebingungan atau hambatan dalam proses transaksi.

 

KESIMPULAN

User Experience (UX) memegang peranan penting dalam mewujudkan interaksi manusia dan komputer yang efektif. UX memastikan bahwa teknologi tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga mudah dipahami dan digunakan oleh manusia. Dengan penerapan UX yang baik, sistem dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan, serta memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pengguna.

Bagi mahasiswa Informatika, pemahaman terhadap IMK dan UX menjadi bekal penting untuk merancang sistem yang tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga memberikan pengalaman yang nyaman dan bermakna bagi pengguna.

 

 

Artikel ini ditulis sebagai bagian dari mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer di Universitas Muhammadiyah Riau (https://www.umri.ac.id), sebagai bentuk pemahaman bahwa desain teknologi harus selalu berorientasi pada kebutuhan manusia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR REFERENSI

Nugroho, Y. (2018). Interaksi Manusia dan Komputer. Yogyakarta: Andi Offset.

Wahyudin, & Arianti, A. S. (2020). Interaksi Manusia dan Komputer (UI/UX). Bandung: Informatika.

Setiawan, A., & Wibowo, A. (2021). “Analisis User Experience pada Aplikasi Mobile Menggunakan Metode UEQ.” Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, Indonesia.