Mengenal User Experience (UX) dan Perannya dalam Produk Digital
Jeny Hudayani
Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Muhammadiyah Riau: www.umri.ac.id
E-mail : 240401294@student.umri.ac.id
Pernahkah kamu berpikir seberapa cepat perkembangan teknologi informasi dan internet? Atau pernahkah kamu merasakan kemudahan dan kenyaman saat menggunakan suatu aplikasi atau website? Artikel ini akan membahas mengapa kamu merasakan kemudahan dan kennyamaan saat menggunakan produk digital tersebut.
APA ITU USER EXPERIENCE?
User Experience merupakan pengalaman user saat menggunakan suatu produk. Tujuan utama UX dalam industry untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas user melalui utilitas, kemudahan pengguna, kenyamanan saat berinteraksi dengan produk/jasa maupun layanan tertentu.
Menurut Mahlke dan Thüring (2007), ada tiga komponen yang membedakan yaitu; 1.) Instrumental Qualities yang berfokus pada fungsi dan kegunaan, apakah system tersebut efektif, efisien, dan mudah dipakai; 2.) Non-Instrumental Qualities yang memikirkan aspek emosional dan estetika; 3.) Emotional User Reactions berfokus pada reaksi perasaan user setelah berinteraksi dengan produk (Rangga Wiwesa, 2021).
Dalam Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer di Universitas Muhammadiyah Riau, kami mempelajari lima komponen utama dalam UX, yaitu;
- Usability, komponen ini mengukur seberapa mudah produk digunakan oleh user tanpa perlu bantuan tambahan
- Accessibility, komponen ini memastikan produk dapat digunakan oleh semua user tanpa keterbatasan fisik, penglihatan, maupun perangkat tertentu
- Information Architecture, mengatur bagaimana informasi dapat disusun, dikelompokkan, dan ditampilkan
- Interaction Design, komponen ini mengatur bagaimana user berinteraksi dengan system. Seperti navigasi, tombol, dan respon dari Tindakan user
- User Research, komponen yang berfungsi untuk memahami kebutuhan, kebiasaan dan masalah yang sering dihadapi oleh pengguna melalui observasi, wawancara, maupun survei.
APA PERBEDAAN UX DAN UI?
Menurut Feri Sulianta pada buku nya yang berjudul “UX UI DESIGN (EDISI 2)” UX dan UI merupakan dua aspek yang sangat penting untuk pengembangan produk digital dalam menentukan bagaimana user berinteraksi dan merasakan sebuah produk maupun layanan. Pada UX berfokus pada pengalaman user, termasuk aspek fungisonal, kegunaan, dan kepuasan. Sementara UI berkaitan dengan elemen visual dan interaktif yang mendukung experience tersebut. Dengan kata lain, UX menjawab pertanyaan “apakah produk ini mudah dan menyenangkan digunakan?”, sedangkan UI menjawab Pertanyaan “apakah produk ini terlihat menarik dan rapi?”
Sebagai contoh nyata perbedaan UX dan UI dapat dilihat dalam aplikasi belanja online. Penggunaan UI dapat kita lihat pada desain tombol “BELI”, tema aplikasi, dan tampilan gambar untuk produk. Sementara penggunaan UX dapat terlihat seberapa mudah user menemukan produk yang diperlukan, seberapa cepat proses checkout, dan apakah user merasa nyaman saat melakukan pembayaran(Saputra et al., 2022).
PENGGUNAAN UX DALAM PRODUK DIGITAL
Pernahkah kamu merasa nyaman saat menggunakan sebuah aplikasi tanpa berpikir lama bagaimana cara menggunakannya? Tanpa kita sadari, kenyamanan itu berasal dari penerapan UX yang baik. Dalam produk digital yang berbentuk aplikasi mobile, website, dan system informasi, UX sangat diperlukan untuk memastikan pengguna mencapai tujuannya dengan mudah, cepat dan tanpa kebingungan.
UX sendiri memiliki peranan penting dalam produk digital karena dapat menentukan bagaimana pengguna merasakan dan menggunakan suatu aplikasi ataupun website. Produk digital yang memiliki UX yang baik dapat membuat pengguna nyaman dan memahami fitur dengan cepat. Dalam konteks bisnis dan layanan digital, UX yang baik dapat meningkatkan loyalitas pengguna, kepuasaan terhadap produk, serta efektivitas produk dalam mencapai tujuan(Adestiyansyah et al., 2024).
KESIMPULAN
User Experience merupakan aspek terpenting dalam pengembahan produk digital. Melalui komponen fungsional, emosional, dan reaksi pengguna, UX dapat membantu menciptakan pengalaman yang efektif, nyaman, dan memuaskan pada seorang user. Dengan dukungan elemen seperti usability, accessibility, information architecture, interaction design, dan user research, UX mampu meningkatkan kepuasan serta loyalitas pengguna. Selain itu, perbedaan antara UX dan UI menunjukkan bahwa tampilan yang menarik harus diimbangi dengan pengalaman penggunaan yang baik. Oleh karena itu, penerapan UX yang tepat menjadi kunci keberhasilan produk digital dalam memenuhi kebutuhan pengguna dan mencapai tujuan bisnis.
Artikel ini disusun sebagai bagian dari pengembangan wawasan akademik di Universitas Muhammadiyah Riau, khususnya dalam bidang pengalaman pengguna (User Experience) yang berorientasi pada manusia. Universitas Muhammadiyah Riau mendorong pemahaman bahwa desain digital tidak hanya menitikberatkan pada aspek visual, tetapi juga pada pemahaman mendalam terhadap kebutuhan, perilaku, serta konteks sosial pengguna. Informasi lebih lanjut mengenai profil, program akademik, dan kegiatan ilmiah Universitas Muhammadiyah Riau dapat diakses melalui situs resmi www.umri.ac.id
REFERENSI
Adestiyansyah, G. R., Ega, B., & Negoro, N. A. (2024). ANALISIS PERAN USER EXPERIENCE (UX) DALAM PENINGKATAN APLIKASI MOBILE E-COMMERCE BLIBLI MENGGUNAKAN METODE USER-CENTERED DESIGN (UCD). 5(8).
Rangga Wiwesa, N. (2021). Jurnal Sosial Humaniora Terapan USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE UNTUK MENGELOLA. 3(2).
Saputra, D., Kania, R., & Kunci, K. (2022). Implementasi Design Thinking untuk User Experience Pada Penggunaan Aplikasi Digital. 13–14.