Mengapa Mahasiswa Informatika Perlu Belajar Interaksi Manusia dan Komputer (IMK)?

Mengapa Mahasiswa Informatika Perlu Belajar
Interaksi Manusia dan Komputer (IMK)?
Aslam Abdurrazik
240401012@student.umri.ac.id

Mahasiswa Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Riau

Lead

Sekarang ini, aplikasi dan sistem komputer nggak cukup cuma canggih, tapi juga harus gampang dipakai. Makanya, Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) jadi hal penting banget, apalagi buat kita mahasiswa Informatika yang nantinya bakal langsung terlibat bikin teknologi.

Pendahuluan

Indonesia lagi berkembang pesat dalam penggunaan teknologi digital. Berbagai aplikasi, dari transportasi, belanja online, sampai media sosial, udah menjadi bagian sehari-hari. Di mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) di Universitas Muhammadiyah Riau, mahasiswa belajar kalau kesuksesan sebuah sistem nggak cuma soal teknologi canggih, tapi juga soal seberapa nyaman dan mudah sistem itu dipakai. Makanya, paham IMK jadi bekal penting banget buat mahasiswa Informatika.

Apa Itu Interaksi Manusia dan Komputer (IMK)?

Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) itu Adalah bidang yang mempelajari gimana manusia berinteraksi sama sistem komputer. IMK nggak cuma soal teknis, tapi juga menyimak perilaku, kebutuhan, dan kenyamanan pengguna. Tujuannya sangat simple yaitu bikin sistem yang gampang dipahami, efisien, dan bikin pengalaman pakai jadi nyaman.

Mengapa IMK Penting bagi Mahasiswa Informatika?

Buat mahasiswa Informatika, IMK itu penting banget. Kita nggak cuma dituntut bikin program yang jalan lancar, tapi juga harus memastikan program itu gampang dipakai pengguna. Kalau nggak paham IMK, aplikasi bisa aja berfungsi, tapi susah dipahami dan nggak diminati orang. Dengan belajar IMK ini, mahasiswa bisa lihat dari sudut pandang pengguna dan pakai insight itu buat desain sistem yang lebih pas dan mantap.

Contoh Praktis Penerapan IMK

1.      Aplikasi E-Learning

Banyak mahasiswa pakai aplikasi e-learning buat belajar. Aplikasi yang tampilannya simpel, navigasinya jelas, dan fiturnya gampang diakses bikin pengguna lebih nyaman. Ini nunjukin gimana prinsip IMK bisa diterapin buat mendukung proses belajar.


Gambar 1. Ilustrasi mahasiswa mengikuti pembelajaran daring melalui aplikasi e-learning.
Sumber : id.pinterest.com

2.      Aplikasi Transportasi Online

Aplikasi transportasi online dibuat supaya gampang dipakai semua orang. Mulai dari pilih lokasi, pesan, sampai bayar, semuanya dirancang simpel. Desain kayak gini nunjukin penerapan IMK yang bener-bener memperhatikan kebutuhan dan kebiasaan pengguna.


Gambar 2. Ilustrasi aplikasi transportasi online yang memudahkan pengguna dalam melakukan pemesanan melalui desain interface yang sederhana dan intuitif.
Sumber : id.pinterest.com

Manfaat Belajar IMK bagi Mahasiswa

Beberapa manfaat belajar IMK buat mahasiswa Informatika antara lain:

  • Bantu ngerti kebutuhan dan perilaku pengguna.
  • Ningkatin kualitas desain aplikasi dan sistem.
  • Bikin produk digital lebih gampang dipakai dan lebih diminati.
  • Jadi bekal penting buat dunia kerja, khususnya di pengembangan aplikasi dan sistem informasi.

Kesimpulan

IMK itu bidang penting yang menghubungkan teknologi sama kebutuhan manusia. Mahasiswa Informatika perlu belajar IMK supaya bisa bikin sistem yang nggak cuma canggih, tapi juga gampang dipakai. Paham IMK bikin mahasiswa bisa lihat teknologi dari sudut pandang pengguna, dan hasilnya produk digital yang dibuat jadi lebih berkualitas.

Call to Action (CTA)

Kita sebagai Mahasiswa Informatika diharapkan bisa memanfaatkan mata kuliah IMK buat melatih cara berpikir dari sisi pengguna. Dengan begitu, teknologi yang dikembangkan nantinya bisa kasih manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Branding UMRI

Artikel ini ditulis sebagai bagian dari pembelajaran mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer di Universitas Muhammadiyah Riau. Informasi lebih lanjut mengenai Universitas Muhammadiyah Riau dapat diakses melalui https://www.umri.ac.id.

Catatan Penggunaan AI

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat pendukung dalam pengolahan ide dan penyusunan kalimat, dengan tetap melalui penyesuaian dan pemahaman penulis.

Daftar Pustaka

1.      Pratama, A. R., & Nugroho, Y. (2020).
Peran Interaksi Manusia dan Komputer dalam Pengembangan Sistem Informasi.
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer.

2.      Rahmawati, D., & Putra, A. (2021).
Pentingnya User Experience dalam Pengembangan Aplikasi Digital.