mengapa kita harus mempelajari IMK?

Jadi gini. Banyak mahasiswa informatika itu fokusnya ke satu hal: programnya jalan atau nggak. Kalau nggak error, dianggap aman. Padahal di dunia nyata, orang nggak peduli seberapa rapi kode kita. Mereka cuma peduli satu hal: aplikasi ini enak dipakai atau bikin ribet.

Di sinilah IMK (Interaksi Manusia dan Komputer) mulai kerasa gunanya.IMK itu bukan mata kuliah yang ngajarin kita jadi desainer. Tapi ngajarin kita buat mikir sebagai pengguna. Soalnya sering kali, yang kita anggap jelas, ternyata bikin orang lain bingung. Kita tau alurnya karena kita yang bikin. Pengguna? Belum tentu.

Contohnya sederhana. Ada aplikasi yang baru dibuka langsung ngerti mau ngapain. Tanpa baca petunjuk, tanpa mikir lama. Tapi ada juga aplikasi yang kelihatannya lengkap, fiturnya banyak, tapi malah bikin orang males pakai. Biasanya aplikasi kayak gini cuma dipakai sekali, abis itu ditinggal.Masalahnya bukan karena teknologinya jelek. Tapi karena interaksinya nggak ramah.

Di perkuliahan IMK di Universitas Muhammadiyah Riau, hal-hal kayak gini mulai kebuka. Kita diajarin buat nggak egois sama sistem yang kita buat. Kita dipaksa mikir: “Kalau orang awam yang pakai, dia bakal ngerti nggak?” 

Hal lain yang sering kejadian itu di sistem kampus. Ada sistem akademik yang jelas dan gampang dipakai, ada juga yang bikin mahasiswa harus nanya ke grup cuma buat nyari menu tertentu. Padahal fungsinya sama. Bedanya cuma satu: yang satu mikirin pengguna, yang satu nggak.

IMK juga kepake banget buat dunia kerja. Sekarang banyak perusahaan nyari orang yang nggak cuma bisa ngoding, tapi juga ngerti pengalaman pengguna. Programmer yang paham IMK biasanya lebih dihargai karena nggak asal bikin fitur, tapi mikir apakah fitur itu beneran dibutuhin.

KESIMPULANNYA:

Intinya, IMK itu ngajarin kita satu hal penting: teknologi itu harus ngikutin manusia, bukan manusia yang dipaksa ngikutin teknologi. Sepintar apa pun sistem yang kita buat, kalau orang nggak nyaman pakainya, ya percuma.

Referensi

Norman, D. A. The Design of Everyday Things

Materi Perkuliahan IMK Universitas Muhammadiyah Riau