Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau melaksanakan kegiatan sosialisasi Anti Radikalisme di Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Tapung
Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Riau program studi Teknik Informatika angkatan 2024 melakukan kegiatan sosialisasi bertemakan Anti Radikalisme yang dilaksanakan pada hari selasa tanggal 16 desember 2025 di Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Tapung yang beralamat di Karya Indah, kecamatan Tapung, kabupaten Kampar. Kegiatan ini dilaksanakan pagi hari pukul 09.00 sampai 11.00 WIB .
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para siswa/siswi di SMAN 5 Tapung terhadap betapa petingnya pengetahuan mengenai radikalisme, saling mengharagai dan berempati tanpa membedakan Suku, Ras, Agama, dan Antargolongan.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh sekitar 20 orang siswa dan siswi yang sangat antusias sekali mendengarkan pemaparan materi Anti Radikalisme. Materi yang di sampaikan mencangkup pengertian Radikalisme, Bahaya Radikalisme, dan Menolak Keras Radikalisme, tidak hanya itu saja mereka juga memberikan hadiah kepada Siswa Siswi yang berhasil menjawab pertanyaan dari pemateri.

Siswa dan siswi sma 5 tapung sangat antusias dalam memahami dan mau bertanya tentang radikalisme dan mereka juga rebutan dalam sesi tanya jawab yang di tanyakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, ada yang berhasil menajwab pertanyaan dan di berikan hadiah untuk apresisa siswa/siswi yang bisa menjawab dengan benar dan semangat.
Kegiatan sosialisasi ini di selenggarakan oleh mahasiwa Universitas Muhammadiyah Riau yang terdiri dari M. Farrel Sefrindra Ghani, Anugrah Hermawan, Ilham Habibi, Nofri Firwanda, Marwan Hanif, Asyraf Nashrullah, Raffa Fethreatna Syuqra, Dian Petrus, Juan Setiawan, Rayhan Perdana Erga, M. Farel Rava. Para mahasiswa berperan aktif dan kreatif dalam penyampaian materi, pendampingan diskusi, serta pelaksanaan kuis edukatif dan kreatif kepada para Siswa dan Siswi.
Mereka juga melakukan wawancara kepada siswa dan siswi SMA 5 Tapung bertanya mengenai pemahaman radikalisme, dan ternyata banyak juga yang belum mengetahui tentang apa itu radikalisme, dan mereka juga beratanya bahwasannya apakah disana ada perbedaan dalam mencaxri kawan sesuai suku agama dan ras ternyata tidak ada semunya mau berteman dengan satu dan lainnya
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Wakil kurikulum SMA Negeri 5 Tapung, Ibuk Hera Dharmayeti menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau yang telah berkontribusi memberikan edukasi positif kepada siswa. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari Radaikalisme.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau berharap para siswa dan siswi dapat lebih peka terhadap tindakan Radikalisme dan berani bersikap untuk mencegah serta melaporkannya, demi terciptanya lingkungan pelajar yang sehat dan harmonis