Mahasiswa informatika sangat perlu belajar interaksi manusia dan komputer
Mahasiswa informatika sangat perlu belajar interaksi manusia dan komputer
Inda Dwiyana
Teknik Informatika
Universitas Muhammadiyah
Di era digital saat ini, mahasiswa informatika tidak cukup hanya mampu membuat sistem yang berjalan dengan baik secara teknis. Banyak aplikasi yang terlihat canggih, namun justru menyulitkan saat digunakan. Menu yang membingungkan tampilan yang kurang jelas, serta alur pengguna yang rumit sering membuat pengguna merasa tidak nyaman. Kondisi ini menunjukkan bahwa teknologi yang baik tidak hanya soal kecanggihan, tetapi juga tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan teknologi tersebut. Oleh karena itu, interaksi manusia dan komputer atau imk menjadi hal penting untuk dipelajari.
Interaksi manusia dan komputer merupakan bidang ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan sistem komputer, khususnya dalam perancangan antarmuka dan pengalaman pengguna. IMK berfokus pada bagaimana sebuah sistem dirancang agar mudah dipahami, nyaman digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan pendekatan ini, manusia ditempatkan sebagai pusat pengembangan sistem sehingga teknologi yang dihasilkan benar-benar membantu aktivitas sehari-hari.
Bagi mahasiswa informatika, pembelajaran IMK memberikan pemahaman yang lebih luas dalam mengembangkan sistem. Dalam perkuliahan IMK di Universitas Muhammadiyah Riau, kami mahasiswa tidak hanya belajar menulis kode dan membangun fungsi, tetapi juga belajar memahami sudut pandang pengguna, mahasiswa diajak untuk menyadari bahwa keberhasilan sebuah sistem tidak hanya ditentukan oleh fungsionalitasnya, tetapi juga oleh kemudahan dan kenyamanan saat digunakan bagi pengguna.
Contoh ilustrasi antarmuka aplikasi Gojek pada smartphone

Gambar 1. ilustrasi antarmuka aplikasi Gojek pada smartphone
aplikasi Gojek pada smartphone, menampilkan layanan transportasi, pemesanan ojek, estimasi harga, lokasi driver, serta tombol navigasi yang jelas dan mudah diakses. Desain antarmuka sederhana, ikon intuitif, dan alur langkah pemesanan yang logis mencerminkan penerapan prinsip Interaksi Manusia dan Komputer (IMK).
Contoh ilustrasi antarmuka aplikasi tokopedia

Gambar 2. ilustrasi antarmuka aplikasi tokopedia
aplikasi tokopedia pada smartphone, menampilkan kategori produk, pencarian, keranjang belanja, dan notifikasi. Desain sederhana, ikon informatif, serta alur navigasi yang jelas memudahkan pengguna menemukan produk dan melakukan transaksi dengan nyaman.
Penerapan IMK dapat dengan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa aplikasi digital sulit digunakan karena desain antarmuka yang kurang jelas dan tidak ramah pengguna. Sebalikanya, aplikasi layanan transportasi daring banyak digunakan di Indonesia dirancang dengan tampilan sederhana dan alur pengguna yang jelas, sehingga pengguna dapat dengan cepat memahami cara menggunakan tanpa perlu penjelasan yang rumit. Hal ini, menunjukkan bahwa penerapan prinsip IMK sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kepuasan pengguna.
Dalam dunia kerja, pemahaman terhadap IMK menjadi nilai tambah bagi lulusan informatika. Industri saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu mengembangakan sistem yang berorientasi pada pengguna. Sistem yang dirancang dengan memperhatikan prinsip IMK dapat lebih mudah diterima dan digunakan secara luas, serta memiliki peluang keberhasilan yang lebih besar di dunia industri.
Nah di penutup ini dapat kita simpulkan bahwa IMK berperan penting dalam membantu mahasiswa informatika menciptakan teknologi yang lebih manusiawi . Dengan memahami IMK, mahasiswa mampu mengembangkan sistem yang tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga mudah digunakan oleh berbagai kalangan. Nah jadi artkel ini di tulis sebagai bagian dari mata kuliah interaksi manusia dan komputer di Universitas Muhammadiyah Riau (www.umri.ac.id).
Call to Action
Menurut pendapat anda sendiri, seberapa penting sih peran IMK dalam menciptakan aplikasi yang bener-bener ramah pengguna?
Apakah aplikasi yang saat ini sering anda gunakan sudah menerapkan prinsip IMK dengan benar?
Referensi
Ariyus, D. (2011). Interaksi Manusia dan Komputer. Yogyakarta: ANDI Offset.
Sutabri, T. (2012). Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: ANDI Offset.
Al Mubarak, M., dkk. (2020). Penerapan Prinsip Interaksi Manusia dan Komputer dalam Pengembangan Aplikasi Perbankan. TechSI: Jurnal Teknik Informatika, 12(2), 45-52.
Aqli, M. D., dkk. (2021). Analisis Interaksi Manusia dan Komputer pada Aplikasi Google Classroom Menggunakan Evaluasi Heuristik. Jurnal TIMES, 10(1), 1-7.
Gunung, T. M. R., dkk. (2022). Analisis Penerapan prinsip Interaksi Manusia dan Komputer pada Website Institusi Pendidikan . Jurnal Pustaka Data, 4(1), 23-30.