Evaluasi Usability : Metode Efektif untuk Meningkatkan Pengalaman Pengguna Digital agar Lebih Gampang menggunakan Aplikasi Gojek
Evaluasi Usability : Metode Efektif untuk Meningkatkan Pengalaman Pengguna Digital agar Lebih Gampang menggunakan Aplikasi Gojek
Pernahkan anda merasa pusing dan frustasi saat menggunakan sebuah aplikasi karena sulit untuk dipahami dan membingungkan Ketika digunakan ? Masalah tersebut bukan sekedar gangguan kecil, melainkan tanda bahwa sistem tersebut memiliki usability yang buruk. Dalam dunia digital sekarang yang semakin kompetitif, usability bukan lagi sebuah pilihan melainkan keharusan agar memudahkan pengguna agar gampang memahami sebuah aplikasi.
Evaluasi Usability adalah proses sistematis untuk menilai seberapa mudah, efisien, dan memuaskan pengguna dalam menggunakan suatu sistem seperti aplikasi untuk mencapai tujuan tertentu. Ada beberapa metode umum Evaluasi Usability yang bisa digunakan untuk mencari masalah yang perlu diperbaiki atau dievaluasi :
1. Usability Testing : Melibatkan pengguna nyata untuk melakukan percobaan terhadap sistem sambal diobsevasi. Contohnya seperti, pengguna merasa kesulitan mencari menu tertentu maka perlu dilakukan perbaikan pada navigasi sehingga pengguna yang menggunakan sistem tidak kesulitan
2. System Usability Scale (SUS) : Kuesioner standar 10 pertanyaan untuk menghasilkan skor 0-100 yang mengukur kepuasan pengguna secara subjektif.
Mari kita lihat contoh nyata di aplikasi yang kita gunakan sehari hari seperti aplikasi gojek. Pengguna ingin memesan gojek Ketika cuaca sedang hujan, masalah yang muncul Ketika itu tombom “Pesan” terlalu kecil, lokasi GPS tidak langsung akurat, terlalu banyak pilihan layanan di satu layar. Lalu pengembang aplikasi melalukan pengamata tentang kesulitan penggunanya dalam menggunakan aplikasi seperti Apakah pengguna bingung mencari tombol pesan karena terlihat kecil ?, berapa lama waktu yang dibutuhkan pengguna untuk memesan gojek ?, apakah pengguna sering salah mengklik pada bagian tertentu ?. Ketika pengembang sudah dapat apa kesulitan pengguna akhirnya dilakukanlahn perbaikan pada aplikasi yaitu tombol pesan diperbesar, halaman menu disederhakan, dan fitur “pesan cepat” ditambahkan agar pengguna tidak menunggu lama Ketika memesan.
Memahami Evaluasi Usability sangat diperlukan karena membantu pengembang sistem mengetahui letak kekurangan pada sistem yang sedang dikembangkan dan mempermudah pengguna sistem agar lebih gampang menggunakan sistem yang dibuat dan memuaskan pengguna karena mudah dan efisien digunakan.
Kesimpulan yang bisa didapatkan, Evaluasi Usability membantu menciptakan sistem yang lebih mudah digunakan, efisien, dan memuaskan pengguna karena kita bisa mengetahui kekurangan pada sistem yang sedang dikembangkan atau sedang dibuat untuk memudahkan pengguna Ketika memakai sistem yang dibuat sehingga pengguna merasa puas Ketika menggunakan sistem tersebut.
Artikel ini ditulis sebagai bagian pembelajaran mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer di Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Riau. Untuk informasi lebih lanjut tentang program studi kami, kunjungi www.umri.ac.id
Referensi
Group, N. N. (1994). Guerrilla HCI : Using Discount Usability Engineering to Penetrate the Intimidation Barrier 1 The Intimidation Barrier.
Peong, H. K., Innuddin, M., Komputer, I., Bumigora, U., Informasi, T., Mataram, K., Bajo, A. L., & Aloud, R. T. (2024). PENERAPAN USABILITY TESTING DENGAN MENGGUNAKAN METODE RETROSPECTIVE THINK ALOUD UNTUK PENGUKURAN TINGKAT. 8(2), 2130–2138.
Rosyid, H. Al, Rakhmadani, D. P., & Alika, S. D. (2022). Evaluasi Usability pada Aplikasi OVO Menggunakan Metode System Usability Scale ( SUS ). 9(6), 1808–1815. https://doi.org/10.30865/jurikom.v9i6.5073
Tamtelahitu, T. M., Lewaharilla, N. M. Y., Patty, J. C., Kristen, U., & Maluku, I. (n.d.). Vol.18 No. 2. 18(2), 65–72.