Ergonomi Digital: Mendesain untuk Kenyamanan Pengguna
Ergonomi Digital: Mendesain untuk Kenyamanan Pengguna
Kevin Dwi Putra, Universitas Muhammadiyah Riau
Abstrak
Mitra program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Rira Clothing Konveksi yang bergerak di bidang konveksi yang fokus pada produksi gamis dan seragam kantor. Namun, seiring berkembangnya waktu, saat ini Mitra juga memproduksi pakaian anak perempuan dan berukuran besar . Urgensi dari kegiatan PKM ini adalah masa penjualan kedua produk yang hanya pada dua bulan sebelum hari raya. Sementara pada sepuluh bulan yang lain, jumlah pesanan sangat terbatas. Selama ini, Mitra memasarkan produk hanya secara online , seperti melalui IG, Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Namun, media tersebut belum bisa meningkatkan penjualan di sepuluh bulan secara optimal. Selain itu, pada saat observasi lapangan diketahui bahwa terdapat fasilitas pendukung produksi yang menyebabkan pekerja kurang nyaman dalam melakukan aktivitas produksi. Melihat permasalahan yang dialami Mitra, Tim Pelaksana PKM berusaha meningkatkan produktivitas Mitra. Berdasarkan kesepakatan dengan Mitra, terdapat dua bidang utama yang menjadi fokus pada program PKM ini, yaitu pemasaran dan produksi. Tim PKM menawarkan solusi pada bidang pemasaran, yaitu merancang ruangan dan pengadaan fasilitas untuk promosi secara live pada semua media sosial yang dimiliki serta pelatihan terkait Online Marketing dan Digital Branding . Pada bidang produksi, Tim PKM akan mengimplementasikan konsep ergonomi pada fasilitas pendukung produksi, seperti meja dan kursi pada proses finishing/packing serta kursi untuk pekerja pada proses menjahit. Setelah program berjalan sekitar empat bulan, dapat dilihat bahwa produktivitas Mitra dalam bidang produksi meningkat, dengan menurunnya jumlah cacat produk sekitar 5%. Dalam bidang pemasaran, permintaan produk meningkat sekitar 10% seiring dengan meningkatnya frekuensi pemasaran melalui live streaming (Yusal et al., 2023).
Kata kunci: ergonomi digital, usability, user experience, kenyamanan pengguna, sistem informasi
Pendahuluan
Pernah Merasa Capek Padahal Cuma Pakai Aplikasi?
Pernah merasa mata cepat lelah, pusing, atau jari pegal hanya karena terlalu lama menggunakan aplikasi atau website? Bisa jadi masalahnya bukan pada Anda, tetapi pada desain sistemnya. Di sinilah ergonomi digital berperan penting: memastikan teknologi menyesuaikan manusia, bukan sebaliknya.
Kemajuan teknologi digital telah menyebabkan interaksi manusia dengan layar semakin sering, baik melalui ponsel pintar, laptop, atau tablet. Aplikasi kuliah, sistem akademik, e-commerce, dan bahkan media sosial digunakan hampir setiap hari selama berjam-jam.
Dalam mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) di Universitas Muhammadiyah Riau, salah satu konsep penting yang dipelajari adalah ergonomi digital, yaitu bagaimana merancang sistem agar nyaman, aman, dan tidak melelahkan bagi pengguna. Artikel ini membahas apa itu ergonomi digital, mengapa penting, contoh penerapannya, serta bagaimana prinsip ini bisa diterapkan dalam desain website dan aplikasi modern (Anggara, 2024).
Pembahasan
1. Apa Itu Ergonomi Digital?
Ergonomi digital adalah penerapan prinsip-prinsip ergonomi dalam lingkungan kerja yang melibatkan teknologi digital, bertujuan memastikan kenyamanan, keamanan, dan produktivitas pengguna saat berinteraksi dengan perangkat seperti komputer, smartphone, atau sistem digital lainnya, dengan menyesuaikan posisi tubuh, peralatan, dan desain antarmuka untuk meminimalkan ketegangan fisik dan mental. Ini mencakup penataan layar, keyboard, kursi, pencahayaan, serta praktik istirahat teratur, dan di era Industri 4.0, memanfaatkan teknologi seperti AI, IoT, dan digital twin untuk analisis dan pencegahan cedera berbasis data.
Pengembangan masyarakat adalah suatu tahapan awal menuju proses pemberdayaan masyarakat. Dalam pemberdayaan masyarakat mengandung terdapat dua kecenderungan Pertama, proses memberikan atau mengalihkan sebagian kekuasaan, kekuatan, kemampuan kepada masyarakat agar individu menjadi lebih berdaya. Proses ini dilengkapi dengan upaya membangun asset materi guna mendukung pembangunan kemandirian mereka melalui organisasi/komunitas. Kedua, melakukan konsientisasi, yang merupakan proses pemahaman dan penumbuhan kesadaran terhadap situasi yang sedang terjadi, baik dalam kaitannya dengan relasirelasi politik, ekonomi dan sosial. Seseorang yang sudah menganalisis masalahnya sendiri, mengidentifikasi sebab-sebabnya, menetapkan prioritas dan memperoleh pengetahuan baru secara mandiri. Dalam kerangka ini, pemberdayaan diidentikkan dengan kemampuan individu untuk mengontrol lingkungannya. Kesadaran kritis dalam diri seseorang dapat dicapai dengan cara melihat ke dalam diri sendiri serta menggunakan apa yang di dengar, di lihat dan di alami untuk memahami apa yang sedang terjadi dalam kehidupannya dan sekelilingnya.
2. Mengapa Ergonomi Digital Itu Penting?
Ergonomi digital penting karena melindungi kesehatan fisik (mengurangi nyeri punggung, mata tegang, sindrom terowongan karpal) dan mental (stres, kelelahan) akibat penggunaan perangkat digital, serta secara signifikan meningkatkan produktivitas karena karyawan yang nyaman lebih fokus, mengurangi absensi, dan menghindari biaya kesehatan jangka panjang, memastikan teknologi bekerja untuk manusia, bukan sebaliknya (Kurniadewi Purnomo & Hariyati, 2021).
Manfaat Utama Ergonomi Digital:
· Kesehatan Fisik: Mencegah gangguan muskuloskeletal (nyeri leher, punggung, pergelangan tangan) dan sindrom penglihatan komputer (mata kering, pandangan kabur).
· Kesehatan Mental: Mengurangi stres dan kelelahan yang timbul dari postur tubuh buruk atau paparan layar yang terlalu lama, serta mendukung keseimbangan hidup.
· Peningkatan Produktivitas: Karyawan yang nyaman akan lebih fokus dan efisien, sehingga meningkatkan kinerja secara keseluruhan
· Pengurangan Absen: Menurunkan tingkat cedera terkait pekerjaan, yang berarti lebih sedikit hari sakit dan cuti medis.
· Kepatuhan Regulasi: Membantu perusahaan memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku.
3. Prinsip-Prinsip Ergonomi dalam Desain Digital
Prinsip ergonomi dalam desain digital bertujuan untuk menyesuaikan sistem dengan kemampuan, keterbatasan, dan kebutuhan pengguna, sehingga interaksi antara manusia dan komputer dapat berlangsung secara nyaman, aman, dan efisien. Penerapan prinsip-prinsip ini tidak hanya meningkatkan kualitas pengalaman pengguna, tetapi juga membantu mengurangi kelelahan fisik dan mental akibat penggunaan sistem dalam jangka waktu yang lama (Kurniadewi Purnomo & Hariyati, 2021).
Evolusi ergonomi merupakan sebuah perjalanan panjang yang mencerminkan perubahan besar dalam cara manusia memahami dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan alat yang digunakannya. Sebagai sebuah disiplin ilmu, ergonomi tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan tumbuh dari berbagai tradisi ilmu dan praktik yang berkembang secara bertahap seiring dengan kemajuan teknologi, perubahan sosial, dan transformasi dunia kerja. Memahami evolusi ini sangat penting untuk mengapresiasi kompleksitas dan kedalaman ergonomi modern serta untuk mengantisipasi tantangan dan peluang di masa depan.
Beberapa prinsip penting ergonomi digital antara lain:
Keterbacaan (Readability)
· Gunakan ukuran font yang cukup besar
· Gunakan kontras warna yang nyaman di mata
Jangkauan dan Aksesibilitas
· Tombol penting harus mudah dijangkau jari
· Jangan menumpuk elemen terlalu rapat
Sederhana dan Tidak Melelahkan Otak
· Hindari tampilan terlalu ramai
· Kurangi beban berpikir pengguna
Konsistensi Interaksi
· Posisi tombol dan menu jangan berubah-ubah
Kesimpulan
Mendesain untuk kenyamanan pengguna merupakan aspek penting dalam pengembangan sistem digital karena tidak hanya menekankan pada keindahan tampilan, tetapi juga pada kemudahan, keamanan, dan kenyamanan saat digunakan. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ergonomi digital, seperti keterbacaan yang baik, tata letak yang rapi, kemudahan interaksi, serta konsistensi desain, sistem dapat mengurangi kelelahan fisik dan mental pengguna serta meningkatkan efektivitas penggunaan. Oleh karena itu, desain yang berorientasi pada kenyamanan pengguna tidak hanya meningkatkan kepuasan, tetapi juga mendukung keberhasilan dan keberlanjutan sebuah produk digital.
Daftar Pustaka
Anggara, I. (2024). Peningkatan Kesadaran Ergonomi melalui Edukasi Postur Kerja bagi Pekerja Rumahan Enhancing Ergonomic Awareness through Work-from-Home Posture Education.
Kurniadewi Purnomo, C., & Hariyati. (2021). PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN UKURANPERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIALRESPONSIBILITY DISCLOSURE.
Yusal, Y., Wulandari, R. W., Anggraini, A., & Maiyanti, A. A. (2023). PENERAPAN COLLABORATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR.