Apa Itu User Experience (UX) dan Mengapa Penting untuk Produk Digital?
Apa Itu User Experience (UX) dan
Mengapa Penting untuk Produk Digital?
Aisyah Nuraini
Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Muhammadiyah Riau : www.umri.ac.id
E-mail : aisyahnuraini126@gmail.com
PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mengubah cara manusia berinteraksi dengan berbagai produk dan layanan. Aplikasi mobile, website, dan sistem digital kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, mulai dari berkomunikasi, belajar, hingga bertransaksi. Dalam konteks ini, keberhasilan sebuah produk digital tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh bagaimana pengguna merasakan dan mengalami produk tersebut.
Banyak produk digital memiliki fitur yang lengkap, namun gagal digunakan secara optimal karena pengalaman pengguna yang kurang baik. Sebaliknya, produk dengan desain sederhana tetapi mudah digunakan justru lebih diterima oleh pengguna. Hal inilah yang menjadikan User Experience (UX) sebagai aspek penting dalam perancangan produk digital.
Di dalam artikel ini, pembahasan mengenai UX disusun sebagai bagian dari pembelajaran Interaksi Manusia dan Komputer (IMK). Dalam perkuliahan IMK di Universitas Muhammadiyah Riau, kami mempelajari bagaimana pengalaman pengguna menjadi faktor utama dalam merancang sistem dan produk digital yang efektif, efisien, serta berorientasi pada kebutuhan manusia.
APA ITU USER EXPERIENCE (UX)
Pernahkah Anda membuka sebuah aplikasi dan langsung memahami cara menggunakannya tanpa perlu membaca petunjuk? Atau sebaliknya, merasa kesal karena sebuah situs web terlalu rumit dan membingungkan? Perasaan yang muncul, baik positif maupun negatif, merupakan bagian dari User Experience (UX) (Rojabi, 2023).
Secara sederhana, User Experience (UX) adalah keseluruhan pengalaman dan perasaan pengguna saat berinteraksi dengan suatu produk, sistem, atau layanan. Pengalaman ini mencakup berbagai aspek, seperti kemudahan penggunaan, efisiensi, aksesibilitas, serta emosi yang dirasakan pengguna, mulai dari kepuasan hingga frustrasi (Putra & Pratama, 2020).
UX tidak hanya terbatas pada produk digital. Konsep ini juga dapat ditemukan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Namun, dalam konteks pembahasan ini, fokus diarahkan pada UX dalam produk digital, khususnya aplikasi dan website yang menjadi objek kajian dalam mata kuliah IMK.
UX juga bukan sekadar tentang tampilan visual. Desain yang menarik tanpa fungsionalitas yang baik justru dapat menimbulkan kebingungan. UX merupakan proses holistik yang melibatkan riset pengguna, perencanaan, desain, serta pengujian untuk memastikan produk yang dikembangkan benar-benar bermanfaat dan mudah digunakan (Suryani & Wibowo, 2019).
MENGAPA UX PENTING UNTUK PRODUK DIGITAL
Mungkin muncul pertanyaan, “Mengapa kita harus memikirkan User Experience (UX) dalam produk digital?” Jawabannya adalah karena UX merupakan faktor kunci keberhasilan sebuah produk digital. Di tengah persaingan teknologi yang semakin ketat, pengguna tidak hanya menilai produk dari fungsinya, tetapi juga dari kenyamanan dan kepuasan saat menggunakannya (Rahmawati & Nugroho, 2021).
• Bagi bisnis, UX yang baik mampu meningkatkan loyalitas pengguna, mengurangi biaya layanan pelanggan, serta mendorong peningkatan konversi dan penjualan. Pengguna yang mendapatkan pengalaman positif cenderung kembali menggunakan produk tersebut dan merekomendasikannya kepada orang lain. Sebaliknya, UX yang buruk dapat membuat pengguna beralih ke produk kompetitor.
• Bagi pengguna, UX yang baik membuat interaksi dengan produk digital menjadi lebih mudah, efisien, dan menyenangkan. Produk yang dirancang dengan memperhatikan kebutuhan pengguna membantu mereka mencapai tujuan dengan cepat dan tanpa hambatan. Hal ini menciptakan rasa percaya dan kepuasan, sehingga teknologi benar- benar memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari (Hidayat & Santoso,
2018).
CONTOH PENERAPAN USER EXPERIENCE (UX)
• Sistem Informasi Akademik Mahasiswa : SIAM
Sistem informasi akademik yang memiliki UX baik memudahkan mahasiswa dalam mengakses jadwal kuliah, pengisian KRS, dan melihat nilai. Tampilan yang sederhana dan navigasi yang jelas membantu mahasiswa menyelesaikan kebutuhan akademik dengan cepat tanpa kebingungan.
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()

• Platform E-Learning (LMS) : SIKULI
Platform e-learning dengan UX yang baik memudahkan mahasiswa mengakses materi, mengumpulkan tugas, dan melihat pengumuman perkuliahan. Desain yang rapi dan alur penggunaan yang jelas membuat proses belajar menjadi lebih efektif dan nyaman.

KESIMPULAN
User Experience (UX) merupakan aspek penting dalam pengembangan produk digital karena berkaitan langsung dengan pengalaman, kenyamanan, dan kepuasan pengguna. UX tidak hanya membahas tampilan visual, tetapi juga mencakup kemudahan penggunaan, efisiensi, aksesibilitas, serta emosi yang dirasakan pengguna saat berinteraksi dengan suatu sistem atau layanan digital.
Dalam konteks produk digital, UX yang baik memberikan manfaat yang signifikan baik bagi pengguna maupun pengembang. Pengguna dapat menggunakan sistem dengan lebih mudah, cepat, dan nyaman untuk mencapai tujuan mereka, sementara pengembang atau penyedia layanan dapat meningkatkan kepuasan, loyalitas, serta keberhasilan produk di tengah persaingan teknologi yang semakin ketat. Hal ini terlihat pada penerapan UX dalam Sistem Informasi Akademik dan platform e-learning, yang sangat membantu mahasiswa dalam menunjang kegiatan perkuliahan.
Melalui pemahaman UX dalam mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer (IMK), mahasiswa diharapkan mampu merancang dan mengevaluasi produk digital yang tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga berorientasi pada kebutuhan dan pengalaman pengguna. Dengan demikian, UX menjadi elemen strategis dalam menciptakan produk digital yang efektif, efisien, dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Artikel ini ditulis sebagai bagian dari mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) di Universitas Muhammadiyah Riau ( www.umri.ac.i d ).
DAFTAR PUSTAKA
▪ Putra A, Pratama H. Analisis User Experience pada Sistem Informasi Akademik Menggunakan Metode User Experience Questionnaire (UEQ). J Teknol Inf dan Ilmu Komput. 2020;7(3):515–522. doi:10.25126/jtiik.2020731946.
▪ Suryani E, Wibowo A. Evaluasi Usability dan User Experience Website Perguruan Tinggi Menggunakan Metode Heuristic Evaluation. J Sist Inf. 2019;15(2):89–98. doi:10.21609/jsi.v15i2.789.
▪ Rahmawati D, Nugroho E. Penerapan Konsep User Experience pada Pengembangan Aplikasi E-Learning Berbasis Web. J Inform. 2021;8(1):23–31. doi:10.31294/ji.v8i1.10234.
▪ Hidayat R, Santoso B. Peran User Experience dalam Meningkatkan Kepuasan Pengguna Sistem Informasi. J Ilm Teknol Inf Asia. 2018;12(2):101–108. doi:10.32815/jitika.v12i2.345.
▪ Rojabi MA. Pengantar User Experience (UX). Afdan Rojabi Publisher. Tersedia dari: Pengantar User Experience (UX) – Google Books